Konfigurasi INTER-VLAN Layer 2

 

Pada kesempatan kali ini, saya akan memberikan tutorial sederhana bagaimana cara mengkonfigurasikan INTER-VLAN menggunakan router atau yang biasa disebut router on a stick (Layer 2).

Sebelum itu, mari berkenalan sejenak dengan VLAN.

VLAN merupakan kepanjangan dari Virtual Local Area Network yang dimana berfungsi untuk membagi-bagi segmen dalam suatu jaringan sehingga lebih menghemat biaya. Akan tetapi, VLAN hanya bisa terkoneksi dengan satu segmen yang sama, misalnya VLAN 10 hanya bisa terkoneksi dengan VLAN 10 juga namun tidak bisa terhubung dengan segmen yang berada diluar segmen VLAN 10. Contohnya segmen VLAN 10 tidak dapat terhubung segmen VLAN 20 . Dan untuk mengatasi hal tersebut digunakan INTER VLAN, sehingga VLAN 10 tadi dapat terhubung dengan VLAN 20 atau dapat terhubung walaupun berbeda segmen.

Prerequisite

Topologi

Addressing Table

Device

Interface

IP Address

Subnet Mask

Default Gateway

 

G0/0.10

192.168.10.254

255.255.255.0

 

R1

G0/0.20

192.168.20.254

255.255.255.0

N/A

 

G0/0.99

192.168.99.254

255.255.255.0

 

S1

VLAN 99

192.168.99.1

255.255.255.0

192.168.99.254

S2

VLAN 99

192.168.99.2

255.255.255.0

192.168.99.254

PC0

NIC

192.168.10.1

255.255.255.0

192.168.10.254

PC1

NIC

192.168.20.1

255.255.255.0

192.168.20.254

PC2

NIC

192.168.10.2

255.255.255.0

192.168.10.254

PC3

NIC

192.168.20.2

255.255.255.0

192.168.20.254

VLAN Table

VLAN

Name

Interface Assigned

10

kuning

S1 : Fa0/3

S2 : Fa0/3

20

hijau

S1 : Fa0/4

S2 : Fa0/4

99

management

S1 : VLAN 99

S2 : VLAN 99

VLAN Config

Switch

Port

Mode

1

Fa0/1

Trunk

1

Fa0/2

Trunk

1

Fa0/3

Access

1

Fa0/4

Access

2

Fa0/2

Trunk

2

Fa0/3

Access

2

Fa0/4

Access

Konfigurasi INTER VLAN & Trunking

Berikut langkah-langkah cara mengkonfigurasikan INTER VLAN & Trunking

Switch 1

Switch> en

Switch# conf t

Switch(config)# vlan 10

Switch(config-vlan)# name kuning

Switch(config-vlan)# vlan 20

Switch(config-vlan)# name hijau

Switch(config-vlan)# vlan 99

Switch(config-vlan)# name management

Switch(config-vlan)# int f0/3

Switch(config-if)# sw mode acc

Switch(config-if)# sw acc vlan 10

Switch(config-if)# int f0/4

Switch(config-if)# sw mode acc

Switch(config-if)# sw acc vlan 20

Switch(config-if)# int fa0/1

Switch(config-if)# sw mode trunk 

Switch(config-if)# int fa0/2

Switch(config-if)# sw mode trunk 

Switch 2

Switch> en

Switch# conf t

Switch(config)# vlan 10

Switch(config-vlan)# name kuning

Switch(config-vlan)# vlan 20

Switch(config-vlan)# name hijau

Switch(config-vlan)# vlan 99

Switch(config-vlan)# name management

Switch(config-vlan)# int f0/3

Switch(config-if)# sw mode acc

Switch(config-if)# sw acc vlan 10

Switch(config-if)# int f0/4

Switch(config-if)# sw mode acc

Switch(config-if)# sw acc vlan 20

Switch(config-if)# int fa0/2

Switch(config-if)# sw mode tr

Switch(config-if)# sw mode trunk 


Pada bagian ini dilakukan konfigurasi pada Switch 1 & 2 yang bertujuan untuk menambah VLAN dan memberikan nama VLAN tersebut sesuai dengan VLAN Table, dan juga menentukan Mode pada setiap Port yang sesuai dengan VLAN Config.

Router 1

Router> en

Router# conf t

Router(config)# in g0/0.10

Router(config-subif)# enca dot1q 10

Router(config-subif)# ip add 192.168.10.254 255.255.255.0

Router(config-subif)# in g0/0.20

Router(config-subif)# enca dot1q 20

Router(config-subif)# ip add 192.168.20.254 255.255.255.0

Router(config-subif)# in g0/0.99

Router(config-subif)# enca dot1q 99

Router(config-subif)# ip add 192.168.99.254 255.255.255.0

Router(config-subif)# in g0/0

Router(config-if)# no sh

Konfigurasi pada router dilakukan untuk menambahkan VLAN pada interface g0/0. sebagai contoh "in g0/0.10" yang dimana g0/0 merupakan interface yang terhubung dengan switch 1 dan .10 merupakan VLAN yang ingin disetting. Command encapsulation dot1q digunakan untuk menghubungkan vlan yang berbeda, sedangkan 10 merupakan VLAN. Apabila langsung memasukan IP address tanpa melakukan encapsulation akan terjadi error "Configuring IP routing on a LAN subinterface is only allowed if that subinterface is already configured as part of an IEEE 802.10, IEEE 802.1Q, or ISL VLAN."  hal tersebut telah diatur oleh IEEE yang dimana perlu menggunakan  802.10, 802.1q atau ISL vLAN.

Switch 1

Switch> en

Switch# conf t

Switch(config)# int vlan 99

Switch(config-if)# ip add 192.168.99.1 255.255.255.0

Switch(config-if)# ex

Switch(config)# ip default-gateway 192.168.99.254 

Switch 2

Switch> en

Switch# conf t

Switch(config)# int vlan 99

Switch(config-if)# ip add 192.168.99.2 255.255.255.0

Switch(config-if)# ex

Switch(config)# ip default-gateway 192.168.99.254 

Pada bagian ini kita menambahkan IP Address pada VLAN 99 di Switch 1 & 2 seperti pada perintah diatas.

Pengujian

Di bagian ini akan dilakukan uji ping antara VLAN 10 dan VLAN 20

Ping PC 0 -> PC1 (192.168.20.1)

Gambar 1 Tes konektivitas dari PC-0 ke PC-1 

Ping PC 1 -> PC2 (192.168.20.1)

Gambar 2 Tes konektivitas dari PC-1 ke PC-2 

Dari pengujian diatas bisa dilihat bahwa packet yang dikirim dapat diterima dengan baik walapupun berbeda segmen antar VLAN 10 dan VLAN 20.

Untuk penjelasan lebih lengkap bisa dilihat pada YouTube saya : 

Sekian tutorial Bagaimana Mengkonfigurasi INTER VLAN sederhana yang saya buat. Terima kasih 

Penulis

Rulof Baltwin

 

 

Comments